Selasa, 01 Juni 2010

Buku merah

pertama kalinya aku rasakan sangat gak nyaman, gak tau jalan keluarnya, gak ngerti gimana harus mengatasinya, setelah aku pusing sendiri barulah aku mulai bertanya tanya pada orang2 yang sudah sangat asin

Aku bertanya pada banyak orang dan sebanyak itulah perbedaan untuk mengatasi masalahku dan seperti biasanya aku gak melakukan satupun anjuran dari orang2 yang bersusah payah menjelaskan padaku

Aku lebih condong ke arah curhat dari pada minta nasihat, hanya butuh pendengar yang baik, bukan penceramah yang handal atau orang yang ceriwis.,.yo wis....dipandu indra bekti

Lama kesuwen aku jadi terbiasa dengan gangguan itu dan aku sudah bingung lagi, tapi yang barusan ini sangat menyiksa walaupun pada dasarnya sama, yang sekarang lebih menyiksa, harusnya aku terbiasa karena ini adalah yang kesekian kali dan terlama

Akhirnya setelah bertahun2 tersiksa, kemarin lusa tepatnya hari jum'at 13 maret 2009

Aku sukses terlepas dari siksaan ini eh itu
Gigiku copot juga, ternyata aku salah bukanpun mari malah tambah parah senut2 pun dan njarem sampek leher yang menyebabkan aku demam plus sakit kepala sehingga aku gak masuk kerja yang harus aku ganti suatu hari nanti saat aku lembur

Dan sekarang, 2 hari setelahnya masih kurasakan ngilu di gusiku, untungnya demam dan sakit kepala sudah tidak menyertai kita di sini, semoga arwahnya diterima di sisiNya

Sekarang sudah berjalan normal lagi buktinya aku sudah bisa nulis lagi, bukan aku emang lagi stress tapi ini minggu so kalau pengen ngemie jangan banyak apalagi kartu reminya kan jadi kecil ditambah lagi besok belum tentu gajian kan kita bisa nyuci dengan tenang tapi perasaanku bener2 gak enak

Takut akan apa itu aku tak tahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar